Penyuluhan Cara Mengidentifikasi Boraks Dan Formalin Dari Bahan Alami Ekstrak Kunyit, Kulit Buah Naga Dan Ubi Jalar Ungu

Maraknya pemakaian bahan-bahan pengawet yang berbahaya di masyarakat mengakibatkan perlunya dilakukan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat bagaimana cara membedakan makanan yang mengandung boraks dan formalin dari segi fisiknya, bahayanya bagi tubuh dan bagaimana cara mengidentifikasinya dengan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan seperti kunyit, buah naga dan ubi jalar ungu.

 

Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di Jl. Syamsul Bahrun Perumahan Batara Areka Regency RT. 20 RW. 01 Kelurahan Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu  dihadiri oleh 52 orang peserta yang didominasi oleh ibu-ibu rumah tangga. Penyuluhan oleh Ibu Herlina, S.Si dilakukan dalam kegiatan arisan bulanan ibu-ibu PKK ini dengan memberikan informasi tentang formalin dan boraks serta demo bagaimana cara mengidentifikasi keberadaan boraks dan formalin dalam makanan dengan menggunakan bahan alami seperti kunyit, ubi jalar ungu dan kulit buah naga dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab kepada masyarakat.

Kasus pemakaian formalin dan boraks pada produk makanan  menunjukkan kurangnya pengetahuan produsen serta minimnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan bahaya bahan aditif. Formalin tidak diperkenankan ada dalam makanan maupun minuman, karena dalam jangka panjang dapat memicu perkembangan sel-sel kanker. Formalin sangat berbahaya jika terhirup, tertelan atau mengenai kulit karena dapat mengakibatkan iritasi pada saluran pernapasan, reaksi alergi serta luka bakar. Deteksi formalin dan boraks secara akurat baik secara kualitatif maupun kuantitatif hanya dapat dilakukan di laboratorium. Namun demikian, untuk menghindarkan terjadinya keracunan, masyarakat harus dapat membedakan bahan/produk makanan yang mengandung formalin dan boraks dengan makanan yang sehat. Oleh sebab itu maka perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana cara mengidentifikasi adanya boraks dan formalin dalam makanan.

Dengan adanya penyuluhan ini diharapkan menambah wawasan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga bagaimana cara mengidentifikasi adanya borak dan formalin dalam makanan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat.

 

Beberapa Foto Pada Saat Acara Berlangsung :

Penyuluhan Oleh Ibu Herlina, S.Si dan Mahasiswa AKFAR Al-Fatah Bengkulu
Penyuluhan Oleh Ibu Herlina, S.Si dan Mahasiswa AKFAR Al-Fatah Bengkulu
Demo Uji Boraks dan Formalin Oleh Mahasiswa dan Ibu-Ibu Sebagai Peserta Penyuluhan
Demo Uji Boraks dan Formalin Oleh Mahasiswa dan Ibu-Ibu Sebagai Peserta Penyuluhan
Penyerahan Hadiah Bagi Peserta Aktif Dalam Diskusi Tanya Jawab
Penyerahan Hadiah Bagi Peserta Aktif Dalam Diskusi Tanya Jawab